NUNUKAN – Keterbatasan armada pengangkut sampah masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam meningkatkan pelayanan kebersihan lingkungan. Tambahan satu unit truk pengangkut sampah jenis Armroll dari Bankaltimtara diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan tersebut.
Bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) itu diserahkan kepada Pemkab Nunukan dan diterima Wakil Bupati Nunukan Hermanus di Kantor Bupati Nunukan, Kamis (5/11/2026).
Kendaraan jenis Mitsubishi FE SHDX Armroll tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan untuk mendukung operasional pengangkutan sampah.
Hermanus mengakui, keterbatasan sarana pengangkutan menjadi salah satu kendala pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah. Bahkan, sebelum bantuan tersebut diterima, Pemkab Nunukan belum memiliki armada khusus jenis Armroll.
“Terima kasih kepada Bankaltimtara atas bantuan ini. Memang permasalahan sampah menjadi salah satu persoalan yang kami hadapi di sini. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya satu unit mobil Armroll ini, karena sebelumnya kami memang belum memiliki armada seperti ini,” ujarnya.
Menurut Hermanus, tambahan kendaraan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah. Namun, pemanfaatannya perlu dioptimalkan agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak terhadap pelayanan kebersihan masyarakat.
Bantuan ini sekaligus menjadi dukungan pihak ketiga terhadap kebutuhan sarana dan prasarana persampahan di Nunukan. Pemerintah daerah pun berharap kolaborasi dengan Bankaltimtara dapat terus berlanjut untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Direktur Utama Bankaltimtara, serta Pimpinan Bankaltimtara Kantor Cabang Nunukan.
Meski demikian, tambahan satu unit armada belum serta-merta menyelesaikan persoalan sampah di Nunukan. Optimalisasi operasional, ketersediaan kendaraan pendukung, hingga pengaturan jadwal pengangkutan tetap menjadi bagian penting dalam pembenahan layanan persampahan.
Hermanus berharap, kendaraan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh DLH sehingga memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta nyaman bagi masyarakat. (adv)















