oleh

Subsidi Ongkos Angkut, Upaya Pemerintah Nunukan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Wilayah Terpencil

image_pdfimage_print

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil, khususnya di Krayan dan Krayan Selatan, melalui program subsidi ongkos angkut (SOA).

Program ini menjadi andalan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses transportasi.

banner 728x90

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri mengatakan, pesawat merupakan satu-satunya akses untuk menjangkau wilayah Krayan. Namun, harga tiket pesawat yang relatif mahal seringkali menjadi kendala bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah mengambil kebijakan untuk memberikan subsidi ongkos angkut penumpang dan barang.

“Sasaran kita adalah pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat untuk hari besar keagamaan. Seperti natal dan tahun baru. Jadi SOA barang via udara kita usahakan mengcover kebutuhan masyarakat di lima Kecamatan Krayan,” ujar Bupati Nunukan usai melakukan kegiatan launching SOA barang dan penumpang di Bandar Udara (Bandara) Nunukan, Selasa (21/10/2025).

Dikatakan, program SOA angkut penumpang udara dengan rute Nunukan-Long Layu senilai kurang lebih Rp 1 miliar.
Anggaran ini bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang telah masuk dalam APBD Perubahan Kabupaten Nunukan tahun anggaran 2025.

“Pemerintah Kabupaten Nunukan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Paliwang, atas bantuan keuangan yang diberikan,” kata Bupati.

Selain subsidi ongkos angkut penumpang, pemerintah daerah juga meluncurkan program SOA udara barang. Program ini bertujuan untuk membantu membiayai ongkos angkut kebutuhan pokok masyarakat dari pusat distribusi hingga daerah perbatasan dan terpencil di Kabupaten Nunukan.

Adapun volume penerbangan untuk rute Bandara Nunukan-Bandara Long Bawan sebanyak 18 kali penerbangan dengan pengiriman barang 21.600 kg, rute Bandara Nunukan-Bandara Binuang sebanyak 5 kali penerbangan dengan pengiriman barang 3.000 kg, dan rute Bandara Nunukan-Bandara Long Layu sebanyak 5 kali penerbangan dengan pengiriman barang 3.000 kg. Total SOA udara barang yang bersumber dari APBD Kabupaten sebesar Rp1,39 miliar.

Pemerintah Kabupaten Nunukan juga melaksanakan subsidi ongkos angkut barang via sungai senilai Rp 448.000.000 di wilayah Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Lumbis Pansiangan, dan Kecamatan Lumbis Hulu dengan total barang pokok yang diangkut sebanyak 49.350 kg.

“Tujuan dari SOA barang ini adalah untuk pemerataan penyediaan barang kebutuhan pokok masyarakat di daerah perbatasan dan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok,” tegas Irwan.

Pemerintah daerah berharap dengan adanya program SOA ini, masyarakat di Krayan dan Krayan Selatan dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. “Ke depan, pemerintah daerah akan terus berupaya agar daerah dengan keterbatasan akses transportasi dapat terlayani dengan baik,” pungkasnya. (adv)

banner 728x90