NUNUKAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rismanto kembali melanjutkan kegiatan reses masa persidangan di RT 04, Tanjung Harapan Lancang, Kecamatan Nunukan Selatan, Minggu (17/5/2026).
Dalam dialog bersama warga, berbagai aspirasi disampaikan mulai dari bantuan rumah ibadah, dukungan kelompok nelayan hingga kebutuhan penerangan jalan lingkungan.
Salah seorang warga, Ahmad Ramadhan selaku panitia masjid, menyampaikan apresiasi kepada Rismanto atas perjuangannya membantu rumah ibadah hingga memperoleh dukungan anggaran dari Pemprov Kaltara.
Ia mengungkapkan, sejak masjid tersebut berdiri, baru kali ini mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi.
“Terima kasih karena masjid kami sudah dibantu dan diperjuangkan sehingga mendapat dana dari Pemerintah Provinsi. Sejak awal berdiri, baru pertama kali mendapatkan bantuan,” ujar Ahmad Ramadhan.
Dalam kesempatan itu, Ahmad juga berharap dukungan bantuan untuk masjid dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang agar pembangunan dan fasilitas rumah ibadah semakin memadai.
Aspirasi lain disampaikan Ketua RT 09, Mansur, yang meminta adanya bantuan untuk rumah ibadah sekaligus dukungan bagi kelompok nelayan, khususnya di sektor budidaya yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.
Sementara itu, warga lainnya, Hamzah, menyoroti minimnya fasilitas penerangan jalan di wilayah Lancang Atas. Menurutnya, kondisi jalan yang gelap saat malam hari cukup mengganggu aktivitas warga dan rawan membahayakan keselamatan.
“Lampu listrik untuk jalan di Lancang Atas sampai sekarang belum ada. Kami berharap ini bisa diperjuangkan,” kata Hamzah.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Rismanto menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dan dibawa dalam pembahasan di DPRD Provinsi Kalimantan Utara.
“Kegiatan reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi terkait rumah ibadah, bantuan kelompok nelayan, hingga lampu jalan tentu akan kami kawal dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujar Rismanto.
Ia menilai kebutuhan penerangan jalan menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, terutama pada malam hari.
“Persoalan lampu jalan ini memang perlu mendapat perhatian karena menyangkut keamanan warga. Begitu juga dukungan terhadap nelayan dan rumah ibadah yang menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (adv)









