NUNUKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) daerah pemilihan Nunukan, Rismanto, memanfaatkan masa reses dengan turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di RT 14, Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, kelompok tani setempat menyuarakan berbagai kebutuhan mendesak demi meningkatkan produktivitas pertanian, mulai dari pupuk, bibit, hingga mesin penggilingan padi.
Kegiatan reses tersebut menjadi wadah dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan prasarana.
Liter Solena, perwakilan kelompok tani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rismanto di tengah masyarakat. Menurutnya, momen reses menjadi kesempatan penting bagi petani untuk menyampaikan langsung kebutuhan di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak yang sudah hadir di tempat kami. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan langsung kebutuhan petani,” ujar Liter Solena.
Ia mengungkapkan, para petani di wilayah tersebut masih menghadapi kendala pada lahan kering. Ketersediaan pupuk dan bibit dinilai masih sangat kurang, terutama untuk komoditas sayuran seperti sawi, bayam, kangkung, tomat, lombok (cabai), dan timun.
Selain itu, pada lahan basah, petani juga membutuhkan dukungan berupa pompa racun (hand sprayer), pupuk, serta sarana pendukung pertanian lainnya guna menunjang produktivitas hasil panen.
Aspirasi serupa disampaikan Basri, anggota Kelompok Tani Sinar Binusan. Ia berharap adanya bantuan mesin penggilingan padi agar hasil panen petani dapat dikelola secara mandiri dan memiliki nilai tambah.
“Kami sangat berharap bisa mendapatkan bantuan penggilingan padi agar hasil panen bisa dikelola sendiri dan memberi nilai tambah bagi petani,” kata Basri.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Rismanto menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD Provinsi Kaltara.
Ia menyebut sektor pertanian sebagai salah satu fokus penting, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Nunukan.
“Kegiatan reses ini memang untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujar Rismanto.
Reses tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan anggota kelompok tani setempat yang berharap adanya perhatian nyata dari pemerintah provinsi terhadap penguatan sarana dan prasarana pertanian di Desa Binusan. (adv)









