NUNUKAN – Kabupaten Nunukan mengerahkan 573 atlet untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara 2026 di Kabupaten Malinau, 9–22 November mendatang. Dengan total kekuatan kontingen mencapai 743 orang, Nunukan membidik prestasi terbaik dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nunukan, Muhammad Yasin menyampaikan, kontingen yang diberangkatkan terdiri atas 582 atlet, 55 pelatih dan 41 manajer.
Besarnya kekuatan kontingen tersebut menjadi modal Nunukan untuk bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Utara. “Apalagi, Porprov kali ini menjadi kesempatan bagi atlet Nunukan membuktikan kemampuan setelah menjalani persiapan menuju kompetisi,” kata Ucup, sapaan akrab Muhammad Yasin saat menyampaikan laporannya pada acara pelepasan kontingen Nunukan yang dilakukan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri di halaman kantor bupati Nunukan, Jumat (5/11/2026).
Yasin mengatakan, seluruh tahapan administrasi keikutsertaan kontingen telah diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan panitia Porprov II Kaltara. Tahapan entry by name ditutup pada 25 Oktober, dilanjutkan dengan Chef de Mission (CDM) pada 28 Oktober dan Delegation Registration Meeting (DRM) pada 1 November 2026. “Dengan selesainya tahapan tersebut, data atlet yang telah didaftarkan kini bersifat final dan tidak dapat diubah kembali,” tegasnya.
KONI Nunukan juga telah menyiapkan atribut resmi kontingen berupa jersey atau seragam, jaket, dan sepatu. Seluruh perlengkapan tersebut telah didistribusikan kepada masing-masing cabang olahraga melalui ketua cabor maupun pendamping yang ditunjuk.
“Untuk keberangkatan atlet dan ofisial akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan jadwal pertandingan masing-masing cabang olahraga,” ungkapnya.
Yasin menegaskan, keikutsertaan Nunukan dalam Porprov bukan sekadar memenuhi partisipasi dalam kompetisi olahraga. Ajang tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi dan kemampuan atlet Nunukan dalam bersaing di tingkat provinsi.
Dia meminta seluruh atlet bertanding dengan penuh semangat, disiplin, dan percaya diri. Menjaga kesehatan, kekompakan, serta menghormati lawan dan keputusan wasit juga menjadi pesan yang disampaikan kepada seluruh kontingen.
“Kemenangan memang menjadi target, tetapi sportivitas adalah kehormatan. Prestasi adalah kebanggaan, tetapi nama baik daerah adalah tanggung jawab kita bersama,” pesannya.
Yasin juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Nunukan H. Irwan Sabri beserta jajaran pemerintah daerah, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga, atas dukungan terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga di Kabupaten Nunukan.
Dia berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat dapat menjadi motivasi bagi atlet untuk memberikan hasil terbaik sekaligus membawa kebanggaan bagi Kabupaten Nunukan. (adv)















