Bupati Nunukan Ajak Pers Bermitra, Fungsi Kontrol Sosial Jangan Ditinggalkan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan membuka ruang kemitraan dengan insan pers. Namun, hubungan kerja sama tersebut diharapkan tidak mengurangi independensi wartawan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, termasuk mengkritisi kekurangan pemerintah dan pelayanan publik.

Pesan itu disampaikan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Nunukan, Sirajuddin, saat membuka Konferensi Kabupaten (Konferkab) II Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Nunukan 2026 di Ballroom Hotel Lenfin Nunukan, Rabu (4/11/2026)

banner 728x90

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pemerintah dan wartawan memiliki tugas serta fungsi berbeda. Meski demikian, keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan informasi dan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Karena itu, kemitraan antara pemerintah dan pers perlu terus dibangun tanpa menghilangkan peran pers sebagai pengawas jalannya pemerintahan.

Bupati bahkan mengajak wartawan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan objektif, termasuk menyampaikan kritik terhadap berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik.

Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya profesionalisme wartawan di tengah pesatnya perkembangan media digital. Setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus melalui proses verifikasi serta tetap berpedoman pada kode etik jurnalistik.

Menurutnya, PWI memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan, peningkatan kompetensi, dan penguatan integritas wartawan di Kabupaten Nunukan.

Konferkab II PWI Nunukan sendiri menjadi momentum evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja, sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.

Bupati berharap agenda tersebut tidak hanya berorientasi pada pemilihan ketua dan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ruang menyatukan gagasan untuk memperkuat organisasi.

Ia juga mengingatkan agar persaingan dalam pemilihan ketua tidak memicu perpecahan di internal organisasi.

“Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi ketua, saya harapkan dapat merangkul seluruh anggota dan membawa organisasi ini semakin solid dan profesional. Silakan berkompetisi serta menyampaikan ide dan gagasan, namun setelah itu semuanya harus kembali bersatu dan saling membantu,” pesannya.

Ia berharap PWI Nunukan semakin kuat dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi wartawan, sekaligus menjaga independensi pers melalui pemberitaan yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab. (adv)

banner 728x90