Wilayah Terpisah karena Pemekaran, Bupati Cup Jadi Perekat Persaudaraan Warga Kabudaya

NUNUKAN – Pemekaran wilayah telah membagi Kabudaya menjadi empat kecamatan, yakni Sebuku, Sembakung, Lumbis, dan Tulin Onsoi. Namun, batas administrasi itu tidak boleh memutus ikatan sejarah, kekeluargaan, dan persaudaraan masyarakat yang sejak dahulu hidup dalam satu kesatuan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Nunukan 2026 kategori antardesa se-Kabudaya di Lapangan Desa Tetaban, Kecamatan Sebuku, Sabtu (7/11/2026).

banner 728x90

Turnamen yang diikuti tim-tim dari empat kecamatan itu tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan di lapangan. Kompetisi tersebut juga diharapkan menjadi ruang pertemuan masyarakat untuk memperkuat kembali hubungan antardesa yang kini terpisah secara administratif.

“Dahulu wilayah ini merupakan satu kesatuan. Sekarang sudah dimekarkan, tetapi persaudaraan kita tetap satu. Melalui sepak bola, mari kita perkuat kembali silaturahmi dan kebersamaan antardesa,” ungkap Irwan.

Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi generasi muda mengembangkan potensi dan bakat di bidang olahraga.

Dia berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan pemain-pemain berbakat yang nantinya mampu membawa nama Kecamatan Sebuku dan Kabupaten Nunukan di tingkat provinsi hingga nasional.

Irwan juga mengingatkan para pemain agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Sportivitas dan fair play harus tetap menjadi pegangan selama pertandingan berlangsung.

Dia turut meminta wasit memimpin pertandingan secara jujur dan tegas. Sementara para penonton dan suporter diharapkan mendukung tim kebanggaan masing-masing tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban.

Di sisi lain, Irwan mengapresiasi panitia pelaksana yang diketuai Malayan Sabingkuk beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen tersebut. Terlebih, kegiatan olahraga di wilayah perbatasan masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Pembukaan Bupati Cup Nunukan 2026 langsung dilanjutkan dengan pertandingan perdana. Pupukin Duangin FC berhadapan dengan Persitija FC pada laga pertama, kemudian The Brothers FC menghadapi Kasingon Kunsion FC pada pertandingan kedua.

Melalui turnamen ini, pemerintah daerah berharap kegiatan olahraga antardesa tidak hanya melahirkan atlet potensial, tetapi juga menjaga hubungan persaudaraan masyarakat Kabudaya di tengah perubahan wilayah akibat pemekaran kecamatan. (adv)

banner 728x90