KARYA : Salah seorang peserta saat membacakan hasil karya jurnalistiknya di hadapan peserta dan disaksikan dewan juri.
NUNUKAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan kembali mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan pelatihan dan penjurian karya jurnalistik siswa-siswi di SMA Negeri 2 Nunukan pada Selasa, (23/9/2025).
Agenda tahunan ini secara konsisten diadakan oleh SMA Negeri 2 sebagai wadah pelatihan dan pengembangan bakat siswa, khususnya di bidang jurnalistik.
Ketua PWI Nunukan, Taslee, menyampaikan apresiasi kepada SMA Negeri 2 Nunukan atas konsistensi mereka dalam mengadakan kegiatan ini. “SMA Negeri 2 Nunukan patut kami apresiasi. Agenda ini merupakan tahun kedua. Tahun lalu, PWI Nunukan juga diberi kepercayaan untuk menilai langsung hasil karya siswa-siswi mereka,” ujarnya.
Melihat kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan siswa pada tahun 2024, PWI Nunukan secara khusus menugaskan dua juri bersertifikasi Muda dan Madya untuk melakukan penjurian tahun ini.
“Tahun ini kami mengutus langsung Sekretaris PWI dan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Nunukan. Langkah ini sebagai upaya PWI untuk memastikan kualitas jurnalistik yang dihasilkan siswa SMA Negeri 2 dapat terjaga dan ditingkatkan,” imbuh Taslee.
Sekretaris PWI Nunukan, Taufik, menambahkan bahwa jumlah siswa yang mengirimkan karya jurnalistik tahun ini cukup banyak, menunjukkan keberhasilan SMA Negeri 2 Nunukan dalam menanamkan nilai-nilai literasi dan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghasilkan karya.
“Karya jurnalistik dari peserta cukup menarik. Punya gaya penulisan dan perspektif yang berbeda-beda,” ungkap Taufik. Ia juga mengakui bahwa karya-karya yang dinilai menunjukkan kualitas yang baik dari para siswa SMA Negeri 2.
Selain mengirimkan juri, PWI Nunukan juga menyiapkan seorang pelatih pendamping untuk terus mengasah kemampuan menulis dan menciptakan karya jurnalistik yang berkualitas.
“PWI menyiapkan tenaga pendamping apabila kemudian dibutuhkan pihak sekolah. Tentu karya-karya terbaik pada kompetisi kali ini perlu didampingi dan dipantau langsung untuk menyiapkan peserta dalam menatap kompetisi di jenjang yang lebih tinggi nantinya,” tutup Taufik.(***)











