NUNUKAN – Sekitar 800 pelajar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Nunukan mengikuti Kembara Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Kabupaten Nunukan 2026 di Lapangan Sepak Bola Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang digelar bersamaan dengan peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) itu menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap sesama dan memahami nilai-nilai kesukarelawanan.
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mengatakan, jiwa sukarelawan perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Menurutnya, PMR menjadi salah satu wadah untuk membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial.
“Melalui momentum HUT ke-81 PMI dan ajang Kembara PMR ini, kita berharap dapat mencetak generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama,” ujar Irwan.
Ia menyebut anggota PMR merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus kegiatan kemanusiaan. “PMR adalah pilar utama pemuda kemanusiaan kita di masa depan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Nunukan juga memberikan penghargaan kepada pendonor darah sukarela dengan jumlah donor terbanyak. Penghargaan dan piagam diserahkan Bupati Irwan Sabri bersama Ketua PMI Kabupaten Nunukan Saddam Husein.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi para pendonor dalam membantu memenuhi kebutuhan darah dan menyelamatkan sesama.
Usai upacara, Bupati bersama unsur Forkopimda dan Forkopimcam meninjau lokasi perkemahan. Irwan menyambangi sejumlah tenda peserta dan berdialog dengan para pelajar yang mengikuti Kembara PMR.
Ia juga mengingatkan peserta menjaga kesehatan dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kembara PMR Kabupaten Nunukan 2026 diikuti perwakilan PMR dari berbagai kecamatan. Selain menjadi ruang pertemuan antarpelajar, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kader muda PMI di Kabupaten Nunukan. (adv)















