NUNUKAN – Sebuah insiden mengejutkan mengguncang sebuah bengkel di Nunukan, Kalimantan Utara, pada Selasa (23/9/2025).
Perselisihan antara dua mekanik di salah satu dealer roda dua berujung pada aksi kekerasan, di mana seorang pelaku menggunakan kunci impact untuk melukai korbannya.
Korban, yang diketahui bernama DL (27), mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan kunci impact yang dilayangkan oleh rekannya, SAM alias BN (31). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 WITA di tempat kerja mereka.
Menurut keterangan kepolisian, insiden ini bermula dari teguran terkait penggunaan kunci. DL, yang baru selesai melakukan perbaikan motor, mendengar SAM menyindirnya soal pengembalian kunci. Merasa tidak terima, DL membalas teguran tersebut, yang kemudian memicu adu mulut.
“Jangan ngomong begitu,” ujar DL kepada SAM, seperti yang tertulis dalam laporan kepolisian.
Namun, situasi justru semakin memanas. SAM, dalam keadaan emosi, mencekik DL dan melontarkan tantangan. Tanpa diduga, SAM mengambil kunci impact dan memukulkannya ke kepala bagian belakang DL. Akibatnya, DL mengalami luka sepanjang 2 cm.
Motif di balik aksi kekerasan ini diduga kuat karena adanya permasalahan internal yang sudah lama terpendam antara DL dan SAM. Keduanya diketahui sering terlibat perselisihan dan jarang bertegur sapa. Teguran soal kunci tersebut menjadi puncak dari akumulasi emosi yang selama ini dipendam.
“Korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Nunukan untuk ditindaklanjuti,” kata Kasi Humas Polres Nunukann Ipda Sunarwan kepada media ini.
Unit Reskrim Polsek Nunukan bergerak cepat setelah menerima laporan. SAM berhasil diamankan di tempat kerjanya beserta barang bukti berupa baju berlumuran darah dan kunci impact yang digunakan untuk memukul korban.
“Tersangka akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” tegas Sunarwan.
Kasus ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya menjaga komunikasi dan menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Jangan biarkan emosi menguasai diri hingga berujung pada tindakan kekerasan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. (bed)











