NUNUKAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni membuka layanan pengiriman bantuan bencana khusus korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara secara gratis, mulai berlaku Kamis (4/12/2025) di seluruh kantor cabang Pelni di Indonesia, termasuk di Nunukan.
Kepala Cabang Pelni Nunukan, Sudjito, mengungkapkan bahwa barang bantuan yang dapat dikirim beragam dan tidak terbatas pada sembako, pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, serta kebutuhan khusus bayi dan perempuan.
“Semua biaya muatan dan barang yang dikirim ke daerah musibah di Sumatera tidak akan dipungut biaya,” ujarnya ketika ditemui di kantornya pada Jumat (5/12/2025).
Untuk mempercepat penyaluran, Pelni mengajak masyarakat dan pihak terkait untuk mengirimkan bantuan paling lambat tanggal 7 Desember melalui KM Lambelu. Kapal ini akan berangkat pukul 22.00 Wita, Minggu (7 Desember) dari Nunukan dan tiba di Makassar pada tanggal 10 Desember pagi/sore.
“Keberadaan kapal yang langsung bergerak ke Surabaya, Jakarta, dan Medan pada hari yang sama menjadi momen strategis untuk transit cepat, sehingga bantuan tidak terjebak lama di Makassar,” jelas Sudjito.
Kendati demikian, jika ada bantuan yang lebih banyak setelah tanggal 7 Desember, Pelni tetap bersedia menyesuaikannya dengan menghubungkan kapal lain. Selain itu, kapal KM Kelud yang beroperasi antara Jakarta dan Medan juga akan digunakan untuk mendistribusikan bantuan ke daerah lain di Sumatera seperti Aceh dan Padang setelah tiba di Medan.
“Semua upaya dilakukan untuk memastikan bantuan dari Nunukan dan wilayah lain dapat tersalurkan secepatnya ke tempat-tempat yang terkena musibah,” tegasnya.
Bagi organisasi, perorangan, atau instansi pemerintah yang ingin menyalurkan bantuan, diminta untuk melapor dan mendaftarkan barang yang akan dikirim ke kantor Pelni. “Karena kantor Pelni tempatnya terbatas, disarankan agar barang langsung diantar ke Pelabuhan Tunon Taka saja untuk mempermudah pengangkutan,” sarannya. (bed)
