Satgas Pamtas Serahkan Tangkapan Sabu 153 Gram Tanpa Tersangka ke Polisi

NUNUKAN – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia Yonarmedika Kawal (Yonkav) 13/Satya Lembuswana telah menyerahkan barang bukti narkoba hasil tangkapan di wilayah perbatasan tanpa tersangka kepada Polres Nunukan Mako Kotis, Jalan Fatahillah, Selasa (23/12/2025).

Penyerahan ini merupakan wujud komitmen komiten Satgas Pamtas dalam upaya konsisten pemberantasan perdagangan dan penyebaran narkoba di perbatasan RI–Malaysia yang seringkali menjadi titik rawan aktivitas ilegal.

Sebelum proses penyerahan dilaksanakan, petugas dari Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan telah melakukan uji sampel terlebih dahulu untuk memastikan jenis barang yang ditangkap. Pemeriksaan awal tersebut bertujuan untuk memastikan apakah barang yang ditemukan merupakan narkoba jenis sabu atau jenis lainnya, yang akan menjadi dasar dalam proses penanganan hukum selanjutnya.

Menurut keterangan Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL, Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana kepada awak media usai proses penyerahan, penangkapan barang bukti terjadi ketika petugas sedang melakukan patroli rutin di Pos Kandungan pada hari Senin (22/12/2025).

“Saat kami melakukan patroli, kami menemukan tanda-tanda mencurigakan dan mencoba mendekati pihak yang dicurigai. Namun, sayangnya tersangkanya segera melarikan diri sehingga tidak kami tangkap langsung. Meskipun demikian, kami berhasil menyita barang bukti yang ditinggalkannya,” ungkap Ikhsan.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, jumlah barang bukti yang disita berupa 4 paket plastik bening yang berisi narkoba dengan total berat 153,86 gram. Selain itu, juga ditemukan dan disita 2 buah ponsel serta tas selempang yang diduga milik tersangka yang melarikan diri. Barang-barang tersebut akan menjadi bukti penting dalam penyelidikan yang akan dilakukan oleh pihak penegak hukum.

Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana menegaskan, penyerahan barang bukti ke Polres Nunukan merupakan langkah tepat dalam proses penegakan hukum.

“Soal penanganan selanjutnya, kami serahkan sepenuhnya ke pihak Polres seperti prosedur yang berlaku. Yang jelas, apa yang kami lakukan hari ini dan setiap hari adalah wujud komitmen kami bersama seluruh personel Satgas Pamtas untuk membersihkan wilayah perbatasan dari ancaman narkoba. Kami akan terus meningkatkan patroli dan kerja sama dengan pihak terkait untuk mencegah aktivitas ilegal semacam ini terjadi lagi,” tegasnya. (bed)




Gubernur Kaltara dan Bupati Nunukan Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan di Perbatasan

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara, H. Zainal Arifin Paliwang, bersama Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, sukses menggelar Panen Raya Padi di Long Kiwan, Kecamatan Krayan Barat, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan menyoroti potensi besar sektor pertanian di wilayah perbatasan.

Menurut data dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Krayan, luas baku lahan pertanian meningkat signifikan dari 3.525 hektare pada 2024 menjadi 4.070 hektare pada 2025. Luas Tambah Tanam (LTT) oplah mencapai 2.420 hektare, sementara LTT reguler seluas 1.650 hektare. Produktivitas lahan ini mampu menghasilkan sekitar 4.000 ton padi per tahun.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri mengungkapkan, panen raya ini bukan hanya perayaan hasil pertanian, tetapi juga simbol nyata ketahanan pangan daerah. Ia mengapresiasi semangat dan kegigihan petani Krayan dalam meningkatkan produktivitas melalui pengolahan lahan yang baik dan berkelanjutan.

“Panen raya ini menunjukkan bahwa Krayan memiliki potensi besar. Hasil pertanian yang dihasilkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memperlihatkan peluang pengembangan di tingkat regional,” ujar Irwan Sabri.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Utara atas kunjungan dan dukungan yang diberikan, berharap sektor pertanian Krayan terus berkembang dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, mengakui potensi swasembada pangan di Krayan sangat luar biasa, didukung oleh sistem pertanian organik yang menghasilkan produk pertanian sehat dan berkualitas. Ia mendorong optimalisasi lahan pertanian yang belum tergarap sepenuhnya.

“Dukungan alat dan sarana pertanian, termasuk bantuan excavator dari Pemerintah Kabupaten Nunukan, diharapkan dapat semakin memotivasi petani dalam membuka dan mengelola lahan pertanian,” ujarnya. (bed)




Hasan Saleh Pantau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan Nunukan, 90 Persen Tepat Sasaran, 10 Persen Data Terlambat Diperbarui

NUNUKAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi IV, Mayjen TNI (Purn) Drs. H. Hasan Saleh, memantau langsung penyaluran Bantuan Pangan 2025 di Aula Pertemuan Kelurahan Nunukan Utara, Selasa (16/12/2025).

Acara yang diisi dengan antusiasme warga ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak.

Menurut Hasan Saleh, penyaluran bantuan bagi masyarakat tidak mampu telah berjalan sesuai petunjuk yang ada. Meskipun terkadang ada data yang belum diperbarui yang menjadi dinamika di lapangan, namun pemantauan yang dilakukan menunjukkan kinerja yang memuaskan.

“Sepanjang pantauan saya, hampir 90 persen tepat sasaran. Adapun 10 persen sisanya kemungkinan karena ada yang sudah meninggal dunia namun data terlambat diperbarui,” ungkapnya sambil menyapa warga yang sedang menunggu giliran menerima bantuan.

Bantuan pangan ini bukan hanya difokuskan di Kabupaten Nunukan, melainkan menyebar ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Kegiatan penyaluran telah dilakukan kemarin di Tarakan, hari ini di Nunukan, dan besok direncanakan akan dilanjutkan ke Kabupaten Bulungan.

“Kita tidak mau ada satu pun wilayah yang terlewatkan. Setiap warga yang membutuhkan harus merasa keberadaan pemerintah,” tegas Hasan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perum Bulog Tarakan Zamahsyari Afsolin yang membawahi wilayah Tarakan dan Nunukan menyampaikan, total bantuan pangan yang disalurkan di Kabupaten Nunukan sebanyak 8.212 paket, yang tersebar di semua kecamatan, kelurahan, dan desa. Setiap paket terdiri dari 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

“Ini merupakan alokasi penyaluran tahap II untuk bulan Oktober-November, dimana sebelumnya tahap I sudah dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2025,” jelas Zamahsyari yang juga hadir dalam acara tersebut.

Ia menambahkan, petugas Bulog telah bekerja ekstra untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan cepat.

Di Kelurahan Nunukan Utara sendiri, penyaluran ditujukan kepada 278 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bagian dari Program Bantuan Pangan Nasional yang disalurkan oleh Bulog dan disaksikan langsung oleh Hasan Saleh sebagai mitra pemerintah.

Salah satu warga penerima, Siti Aminah (45 tahun), menyampaikan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga saya. Semoga pemerintah selalu memberikan perhatian seperti ini,” ujarnya sambil memegang paket beras yang baru diterimanya. (bed)




Hadiri Hajatan Keluarga di Nunukan, Rumah di Sebatik Tengah Terbakar

NUNUKAN – Satu unit rumah kayu milik Ayuman, warga Jalan SMPN 2 RT 02 Dusun Masago Desa Bukit Harapan, Peringkat Sembilan Kecamatan Sebatik Tengah, ludes terbakar, Ahad (14/12/2025) pagi.

Rumah berukuran 6×8 meter persegi itu ditinggal pemiliknya yang pergi ke Nunukan untuk menghadiri undangan hajatan pernikahan keluarga.

Informasi kebakaran diterima Danton Pemadam Kebakaran Sebatik Utara, Abdul Wahid, pukul 05.20 Wita. “Kepala Desa Bukit Harapan, Pak Cecep mengabari kami, bahwa sedang terjadi kebakaran menimpa rumah salah seorang warganya,” ungkap Wahid.

Segera setelah menerima laporan, 2 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar setengah jam.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Mulanya, warga sekitar yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban mendengar suara seperti letupan yang berasal dari rumah Ayuman, baru kemudian menyadari bahwa kebakaran telah terjadi.

Karena berbahan kayu, api sangat cepat membesar dan menjalar sehingga seluruh rumah korban terbakar. “Tidak ada korban yang terluka ataupun meninggal dari peristiwa ini, kami mengimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap musibah kebakaran,” tutup Wahid. (bed)