Bupati Nunukan Hadiri Pembukaan Turnamen Sepakbola Mini U-50 di Tanjung Selor, Kaltara

TANJUNG SELOR – Bupati Nunukan turut hadir dalam acara pembukaan Turnamen Sepakbola Mini U-50 Tahun 2025 yang berlangsung meriah di Lapangan Sepakbola Mini Aryaguna Km. 8 Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, pada Jumat (07/11/2025).

Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi dan peningkatan semangat olahraga di kalangan masyarakat Kalimantan Utara.

Acara yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 November 2025 ini, dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KSMI Pusat, Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, yang diwakili oleh Wakil Ketua II Pusat, Brigjen (Purn) Purwadi.

Pertandingan pembuka turnamen menyajikan laga sengit antara tuan rumah Kaltara melawan Sultra, yang berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan Kaltara.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan semangat olahraga dan mempererat tali silaturahmi antar masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara.

“Kami siap membantu setiap langkah strategis KSMI agar olahraga ini semakin dikenal dan digemari masyarakat luas,” tegasnya saat ditemui di lokasi acara.

Brigjen (Purn) Purwadi, dalam sambutannya mewakili Ketua Umum KSMI Pusat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini, yang diawali dengan pelantikan pengurus KSMI Provinsi Kalimantan Utara.

“Ini juga yang baru pertama dari jajaran Pemprov seluruh Indonesia ada 26, Kaltara dilantik yang pertama,” ungkap Purwadi.

Purwadi juga mengumumkan bahwa dalam waktu dekat, tepatnya pada tanggal 22 hingga 28 November, akan dilaksanakan Liga Nusantara di Kota Surabaya. Selain itu, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Piala Asia dan Piala Dunia Mini Football pada bulan September mendatang.

“Meskipun kita baru dilantik, baru bulan Oktober kemarin kita bergerak cepat karena memang komunitas mini football itu sudah cukup banyak, dan diharapkan ada atlet-atlet mewakili Indonesia nanti pada saat liga Nusantara yang diadakan di Surabaya kita akan cari atlet-atlet untuk persiapan Piala Asia,” tambahnya.

Purwadi berharap atlet-atlet Kaltara dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan berkesempatan mewakili Indonesia di ajang internasional.

Di akhir pidatonya, Purwadi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Utara atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga turnamen ini dapat terselenggara dengan baik.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Utara yang kebetulan sebagai Ketua KSMI Provinsi Kalimantan Utara yang telah memfasilitasi Turnamen pada malam hari ini, semoga acara ini berjalan dengan baik dan lancar, dan menjadi hiburan bagi masyarakat Kalimantan Utara,” ujarnya. (adv)




Wabup Nunukan Hermanus Ajak Media ‘Nyalakan Energi Baru’ untuk Nunukan Maju

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, menghadiri acara Media Gathering yang diadakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, (Diskominfotik) dan Persandian Nunukan, mempertemukan pemerintah daerah dengan para insan media.

Acara ini berlangsung di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Kamis (06/11), dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus.

Mewakili pemerintah daerah, Hermanus menekankan peran strategis media massa sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang aktual, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan Media Gathering ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berupaya membangun komunikasi dan kemitraan yang lebih baik dengan media,” ujarnya.

Mengangkat tema “Bersama Media, Menyalakan Energi Baru Menuju Nunukan Maju”, acara ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk membangun semangat kolaborasi antara pemerintah dan media. Tujuannya adalah untuk menyalakan energi positif, membangun optimisme, serta memperkuat komunikasi publik yang transparan dan informatif.

Selain sebagai ajang silaturahmi, media gathering ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan media. Ini membuka ruang dialog terbuka, serta menyalakan semangat baru untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan Nunukan yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Hermanus juga menyampaikan harapannya agar media di Kabupaten Nunukan tidak hanya menyajikan berita yang bombastis, kritis, dan tajam, tetapi juga mengangkat berbagai prestasi dan kemajuan yang telah dicapai oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Saya berharap media dapat menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk membangun citra positif Nunukan,” pungkasnya.

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Nunukan. (adv)




Pembentukan 3 Desa Baru Didukung DPRD

NUNUKAN – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan tiga desa baru yakni, Ujang Fatimah, Binusan Dalam, dan Tembaring mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPRD atas dukungan dan masukan konstruktif terhadap Ranperda ini. Pembentukan desa baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan potensi lokal.

“Pandangan umum yang telah disampaikan mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Nunukan dalam mewujudkan regulasi yang selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta berpihak pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Nunukan Irwan Sabri pada Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Pemda Nunukan atas Pandangan Umum 7 Fraksi DPRD Nunukan dari 3 Raperda Inisiatif, Rabu (5/11/2025).

Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh masukan yang telah disampaikan untuk penyempurnaan substansi Raperda ini, agar benar-benar mencerminkan asas keadilan, partisipatif, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD, Nunukan siap melangkah maju dengan tiga desa baru yang akan membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi masyarakat.

“Dengan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Nunukan, diharapkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan,” tutupnya. (adv)




Gerbong Mutasi Pejabat Nunukan Bergerak, Kepala OPD Siap-Siap

NUNUKAN – Mutasi jabatan eselon II di Pemkab Nunukan kembali mencuat. Hasil job fit sudah di tangan Bupati Irwan Sabri, sinyalemen pergeseran posisi Kepala OPD semakin kuat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sura’i, menyatakan 25 dari 29 pejabat eselon II telah mengikuti job fit di Unhas Makassar. Empat Kepala OPD lainnya tidak memenuhi syarat masa jabatan minimal.

Sura’i menambahkan, mutasi bertujuan mengembangkan kompetensi ASN dan mengisi kekosongan jabatan. Saat ini, 4 OPD dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt), yakni, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pemadam Kebakaran, Inspektorat, dan Badan Pengelola Perbatasan Daerah.

“Kapan mutasi dilakukan, itu ranah Bupati,” pungkas Sura’i. Keputusan Bupati dinantikan, diharapkan membawa perubahan positif bagi kinerja Pemkab Nunukan.(bed)




Pelantikan PPPK Nunukan Diusahakan Sebelum Pertengahan November, Gaji Aman

NUNUKAN – Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Nunukan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukam, Sura’i, memastikan pelantikan diupayakan sebelum 15 November 2025 agar gaji November aman.

“Kita usahakan sebelum tanggal 15 November 2025, agar tidak lewat dari aturan penggajian,” ujar Sura’i kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/11/2025).

Dijelaskan, keterlambatan sebelumnya akibat perbaikan data, kini diatasi. Soal PPPK Kesehatan yang sempat dirotasi ke pedalaman, Sura’i memastikan mereka dikembalikan. “Sudah dikembalikan, formasi aman,” tegasnya.

Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) jadi dasar gaji, sementara Tanggal Mulai Tugas (TMT) adalah bukti pengesahan statusnya sebagai PPPK. “Jangan sampai keliru,” pesannya.

Ditegaskan, Pemkab Nunukan tidak merumahkan PPPK paruh waktu di 2026. Bupati instruksikan mereka dipertahankan dengan gaji dari belanja barang atau jasa.
“Mereka tetap dipertahankan, SK segera menyusul,” pungkas Sura’i. (bed)




Nunukan Fokus Benahi Layanan Kesehatan, Kemenkeu Turun Tangan

NUNUKAN – Hari pertama menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP, langsung menerima kunjungan kerja penting dari Kementerian Keuangan di ruang kerjanya, Senin (3/11/2025).

Pertemuan ini membahas perbaikan kebijakan Dana Alokasi Umum (DAU) Specific Grant untuk layanan dasar kesehatan 2025 dan efektivitas penggunaan dana Treasury Deposit Facility (TDF).

Plt. Sekda Raden Iwan Kurniawan menyambut baik audiensi tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan infomasi dari Tim Direktorat Dana Transfer Umum Kemenkeu, kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan mulai 3 hingga 4 November 2025 di Kabupaten Nunukan.

“Tujuannya adalah mengumpulkan data, berdiskusi dengan perangkat daerah, serta mengevaluasi efektivitas kebijakan dan penggunaan dana,” ungkap Iwan.

Kegiatan ini melibatkan Tim Kemenkeu, tenaga ahli Program SKALA, serta perwakilan BPKAD, Bapenda, Bappeda Litbang, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUPR Nunukan, dengan dukungan daring dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola dan efektivitas penggunaan dana pusat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Diharapkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini akan meningkatkan pelayanan kesehatan serta infrastruktur publik di Kabupaten Nunukan. (adv)




Semarak Karnaval Kendaraan Hias dan Parade Drum Band di HUT ke-26 Nunukan

NUNUKAN – Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-26 terus berlanjut dengan digelarnya lomba karnaval kendaraan hias dan parade street drum band yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Nunukam Sabtu, (1/11/2025).

Sebanyak 34 peserta turut serta dalam kegiatan ini, terdiri dari 19 peserta kendaraan hias dan 15 peserta parade street drum band.

Tidak hanya dari Kabupaten Nunukan, Kota Tarakan pun mengirimkan perwakilan drum band terbaiknya, yaitu “Gita Swara Hang Tuah” dari SMA Hang Tuah Tarakan, untuk ikut berkompetisi.

Kepala Disbudporapar Nunukan, Abdul Halid, mewakili Bupati Nunukan menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan kerukunan dan keharmonisan antar warga. Ia juga menekankan pentingnya saling mengapresiasi karya dan penampilan dari setiap peserta.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dapat menciptakan inspirasi positif bagi pembangunan di masa mendatang, serta semakin mengukuhkan semangat kinerja kita, yaitu disiplin, bersih, produktif, inovatif dan bersinergi,” ujar Abdul Halid.

Acara pelepasan lomba karnaval kendaraan hias dan parade street drum band dilakukan oleh Kepala Disbudporapar Nunukan didampingi oleh Kepala OPD Nunukan.

Rute yang dilalui dimulai dari depan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan menuju Alun-Alun Nunukan, di mana para peserta disambut kembali oleh Kepala Disbudporapar Kabupaten Nunukan beserta Unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Abdul Halid menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memelihara budaya lokal, mendorong inovasi terutama di kalangan generasi muda, serta menumbuhkan semangat sportivitas di antara para peserta. “Partisipasi dan kebersamaan adalah hal yang paling utama,” pungkasnya. (adv)




Akses Pendidikan Makin Mudah, Wabup Nunukan Beri Bantuan Perahu Ketinting untuk Pelajar di Lumbis

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menyerahkan 8 unit bantuan perahu ketinting lengkap kepada kelompok masyarakat di Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan.

Bantuan ini diberikan kepada warga Desa Ubol Alun, Desa Salan, dan Desa Sungoi. Penyerahan secara simbolis ini dihadiri Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, di Dermaga Daapiton Mansalong, Kecamatan Lumbis, Senin (27/10/2025).

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus berharap agar desa penerima bantuan dapat merawat dan menjaga perahu demi masa depan penerus.

“Berkaitan dengan program pengadaan perahu ketinting yang diperuntukan untuk transportasi anak sekolah, saya berharap perlunya merawat perahu karena kekuatan kayu yang ada saat ini tidak sama dengan kayu jaman dahulu,” tuturnya.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung perahu ketinting lengkap ke tepi sungai. Perahu dilengkapi dengan dayung, mesin, dan pelampung sebagai alat keselamatan.

“Tolong sampaikan pada para motoris yang menjalankan perahu jangan sampai lupa selalu pakaikan pelampung pada anak-anak sekolah yang menggunakan perahu saat menyebrang kesekolah maupun saat pulang sekolah,” pesan Hermanus.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, H. Muhammad Amin melaporkan, program bantuan perahu ketinting ini merupakan anggaran Pemerintah Kabupaten Nunukan Tahun 2025 yang diserahkan kepada masyarakat melalui kepala desa, untuk kemudahan transportasi di tiga desa, terutama bagi anak sekolah.

“Dananya ini bersumbar dari anggaran daerah dan memang diperuntukan bagi warga yang sangat membutuhkannya,” ungkap Amin.

Camat Lumbis Ogong, Musa S Sos mewakili warganya mengucapkan terima kasih kepada Wabup Nunukan Hermanus selaku Pemerintah Kabupaten Nunukan  atas bantuan yang diberikan kepada warganya, terutama anak-anak sekolah.

“Karena mengingat ke tiga desa memang jauh dari lokasi sekolah mulai dari SD, SMP dan SMK. Bantuan ini memang sangat tepat sasaran mengingat alat transportasi ini memang sangat dibutuhkan untuk sekolah, dan perahu ini nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk transportasi yang lainnya seperti mengantar orang sakit ke Puskesmas Pinter atau ke Mansalong,” ungkapnya. (adv)




Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Semangat Persatuan Berkobar, Generasi Muda Garda Terdepan

NUNUKAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan bersama KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Selasa (28/10).

Plt. Sekretaris Daerah Ir. Jabbar bertindak sebagai inspektur upacara, mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri.

Upacara ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mengenang semangat persatuan dan kesatuan yang dicetuskan oleh para pemuda Indonesia pada tahun 1928. Tahun ini, peringatan Hari Sumpah Pemuda mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” yang menekankan pentingnya peran aktif generasi muda dalam memajukan bangsa.

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang dibacakan oleh Plt. Sekda Ir. Jabbar, disampaikan bahwa peringatan Sumpah Pemuda ke-97 adalah momen bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasional pemuda dari berbagai daerah, suku, dan bahasa untuk bersatu demi Indonesia merdeka.

“Pemuda dan pemudi Indonesia harus terus bergerak, berkarya, dan berinovasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju di tengah perkembangan dunia digital. Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif, dan berintegritas,” ujar Jabbar.

Ia juga menambahkan, pemuda Indonesia harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan hanya penonton. Selain itu, Jabbar juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya.

“Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang memperindah bangsa Indonesia,” katanya.

Menutup sambutannya, Menpora mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk menyalakan kembali api semangat perjuangan dan melanjutkan cita-cita luhur para pendahulu bangsa dengan langkah nyata.

“Mari kita terus bergerak bersama, bergandengan tangan tanpa memandang perbedaan. Bersama, kita bisa membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, maju, dan sejahtera,” tutupnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi para pemuda di Kabupaten Nunukan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. (adv)




Selamatkan Nyawa dalam 4 Menit, IDI Latih Warga Perbatasan Jadi Penolong Pertama

NUNUKAN – Di tengah keterbatasan akses medis yang dihadapi masyarakat perbatasan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Nunukan mengambil langkah proaktif dengan melatih warga menjadi penolong pertama dalam situasi darurat medis.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan angka keselamatan jiwa di wilayah yang sulit dijangkau oleh layanan kesehatan yang cepat.

Kegiatan yang dikemas dalam Seminar Awam dan Workshop Kesehatan ini diselenggarakan di Gedung Aztrada, Sebatik Timur, pada Minggu (26/10), bertepatan dengan peringatan HUT ke-75 IDI. Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan masyarakat.

Ketua IDI Nunukan, dr. Sholeh Rauf, menekankan pentingnya pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) seperti penanganan henti napas dan henti jantung, terutama di daerah terpencil.

“Kita ingin warga tidak lagi panik saat menghadapi situasi darurat. Empat menit pertama sangat menentukan hidup dan mati seseorang,” ujarnya.

Berbeda dengan seminar kesehatan pada umumnya, kegiatan ini memberikan pengalaman praktik langsung kepada peserta. Mereka diajarkan cara melakukan kompresi dada, membuka jalan napas, dan memberikan bantuan pernapasan menggunakan manekin medis. Ratusan peserta yang terdiri dari ASN, anggota TNI/Polri, guru, dan masyarakat umum tampak antusias mengikuti pelatihan ini.

Plt Sekda Nunukan, Ir. Jabbar, membuka langsung acara tersebut dan memberikan apresiasi atas inisiatif IDI. Menurutnya, program ini sangat relevan sebagai bentuk literasi keselamatan bagi masyarakat perbatasan.

“Di sini sering terjadi kasus darurat medis, tetapi korban seringkali kehilangan nyawa karena tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan. Program ini sangat membantu,” kata Jabbar.

Pelatihan ini juga menghadirkan dr. Fadzly dari Medical Center Tawau, Malaysia, yang menekankan pentingnya peran masyarakat dalam rantai penyelamatan. “Dokter datang belakangan, tetapi penyelamatan dimulai dari masyarakat,” tegasnya.

IDI Nunukan berencana untuk memperluas pelatihan ini hingga tingkat kelurahan dan desa, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti guru, pemuda, aparat desa, serta komunitas keagamaan. Selain itu, IDI juga mulai memperkenalkan alat AED (Automated External Defibrillator) di fasilitas umum.

“Kami ingin membangun budaya tanggap darurat. Di perbatasan, setiap orang harus siap menjadi penyelamat,” pungkas dr. Sholeh Rauf, menegaskan komitmen IDI dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat medis.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat Nunukan, khususnya di wilayah perbatasan, dapat lebih siap dan sigap dalam memberikan pertolongan pertama, sehingga dapat menekan angka kematian akibat keterlambatan penanganan medis. (adv)