Lepas Kontingen Relawan PMI Nunukan ke Temu Karya Tingkat Provinsi, Bupati : “Jaga Nama Baik Daerah dan Tingkatkan Kesiapsiagaan”

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan untuk mengikuti Temu Karya Relawan PMI Tingkat Provinsi Kalimantan Utara ke-II di Kabupaten Bulungan.

Acara pelepasan berlangsung penuh semangat di ruang kerja Bupati Nunukan, Selasa (11/11/2025).

Sebanyak 35 relawan terbaik dari Kabupaten Nunukan akan berpartisipasi dalam kegiatan yang  diselenggarakan di Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan.

Ketua PMI Kabupaten Nunukan, Saddam Husen, S.Sos melaporkan, kegiatan ini akan diisi dengan berbagai pelatihan intensif dan kegiatan peningkatan kapasitas, yang dirancang untuk mengasah keterampilan, mempererat solidaritas, dan meningkatkan kesiapsiagaan para relawan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan yang mulia.

Sementara Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan rasa syukur dan bangga atas semangat juang para relawan PMI Nunukan. Ia menekankan bahwa partisipasi mereka dalam ajang tingkat provinsi ini adalah kesempatan emas untuk mengharumkan nama baik daerah.

“Temu Karya Relawan PMI ini adalah wadah yang sangat berharga untuk belajar, bertukar pengalaman, dan mempererat tali silaturahmi antar relawan dari berbagai daerah. Saya berharap, melalui kegiatan ini, para relawan dapat meningkatkan kemampuan dan memupuk semangat kemanusiaan yang lebih tinggi,” ujar Irwan Sabri dengan penuh harap.

Bupati juga menegaskan bahwa peran PMI sangatlah vital, tidak hanya dalam kegiatan donor darah yang rutin dilaksanakan, tetapi juga dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana, pelayanan kesehatan yang menjangkau masyarakat luas, serta berbagai misi kemanusiaan lainnya yang sangat dibutuhkan.

“Bencana alam maupun musibah lainnya bisa datang kapan saja, tanpa bisa kita prediksi. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh relawan PMI agar selalu siap siaga, tangguh dalam menghadapi tantangan, dan ikhlas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita,” tegasnya dengan nada penuh semangat.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PMI yang telah bekerja dengan dedikasi dan profesionalisme tinggi. Ia juga berpesan kepada para relawan agar senantiasa menjaga nama baik daerah, menjunjung tinggi disiplin, serta menunjukkan sikap tangguh dan pantang menyerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Manfaatkanlah kegiatan ini sebaik mungkin untuk belajar hal-hal baru, memperluas jaringan pertemanan, dan membawa nama baik Kabupaten Nunukan di kancah provinsi. Tunjukkan kepada semua orang bahwa relawan PMI Nunukan adalah relawan yang berdedikasi tinggi, memiliki semangat juang yang membara, dan siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” pesan kepala daerah termuda di Kaltara inindengan penuh keyakinan.

Menutup sambutannya, Irwan menyampaikan harapan agar seluruh kegiatan berjalan lancar dan sukses, serta memberikan manfaat yang besar bagi para relawan dan masyarakat Nunukan pada umumnya.

“Semoga para relawan kembali ke Nunukan dengan membawa pengalaman berharga dan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Nunukan. Kami semua menantikan kabar baik dari kalian!” tutupnya dengan senyum optimis.

Di akhir acara yang penuh kehangatan, Bupati Nunukan menyematkan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan relawan sebagai bentuk dukungan dan semangat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang mengabadikan momen bersejarah ini. (adv)




Ratusan PPPK Tahap 2 Terima SK, Bupati Nunukan Lantik di Tengah Semangat Pembangunan

NUNUKAN –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya melantik 251 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 di Gedung Olahraga (Gor) Dwikora, Senin (10/11/2025).

Pelantikan ini menjadi momen penting dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) di berbagai sektor pembangunan di wilayah perbatasan.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, yang didampingi oleh sejumlah pejabat penting Pemkab Nunukan. Suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah para PPPK yang resmi menyandang status baru sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari total 251 PPPK yang dilantik, komposisinya terdiri dari 64 orang laki-laki dan 167 orang perempuan. Mereka terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu, Tenaga Teknis sebanyk 11 orang, Tenaga Pendidik (Guru) sebanyak 111 orang dan Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 129 orang.

Surat BKN Nomor 2933/B-MP. 01. 01/K/SD/2025 tanggal 18 Maret 2025, perihal penetapan nomor induk ASN kebutuhan 2024, serta persetujuan teknis penetapan nomor induk PPPK tahap II formasi 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan menjadi dasar penyerahan Surat Keputusan (SK) tersebut.

“Atas nama pribadi dan pimpinan daerah, saya ucapkan selamat kepada seluruh PPPK tahap 2 yang akan menerima SK pada hari ini,” ujar Bupati Nunukan H. Irwan Sabri di hadapan ratusan PPPK yang dilantik.

“Kebijakan afirmasi ini lahir sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap keberadaan tenaga perangkat daerah serta meminimalisir kekosongan formasi,” lanjutnya.

Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para PPPK untuk bergabung sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Melalui peraturan ini, diharapkan ada kepastian atas peningkatan kesejahteraan dan status kepegawaian.

“Saya mengajak pada semua pihak untuk bersyukur dan kami tegaskan bahwa pengembangan pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan tata kelola sumber daya manusia, pendidikan yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” lanjut H. Irwan Sabri.

H. Irwan juga menekankan bahwa tidak ada perbedaan antara PNS dan PPPK, semua memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama sesuai dengan penugasannya masing-masing. Peningkatan status ini diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

PPPK merupakan pegawai ASN yang diberikan tugas untuk melaksanakan pelayanan publik, tugas pemerintahan, dan tugas pembangunan tertentu. Masa hubungan perjanjian kerja ini selama 5 tahun dan akan dievaluasi kinerjanya sebagai bahan pertimbangan untuk perpanjangan masa kerja.

“Oleh karena itu, kami harapkan saudara saudari dapat melaksanakan tugas dengan baik di tempat tugas yang telah ditentukan sesuai dengan surat keputusan bupati yang akan diterima,” ungkapnya. (adv)




Bupati Nunukan Rombak Kabinet, 17 Pejabat Eselon II Dilantik untuk Pacu Pembangunan Perbatasan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan baru saja melantik 17 ASN eselon II, Senin (10/11/2025). Bupati H. Irwan Sabri tekankan jabatan adalah amanah, bukan hadiah.

“Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya usai pelantikan di kantor Bupati.

Nunukan sebagai garda depan NKRI butuh kerja keras dan inovasi. Pejabat eselon II punya peran sentral dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif.

“Saudara harus jadi motor birokrasi yang bersih, melayani, dan berprestasi,” imbuh Bupati.

Pemkab Nunukan dukung penuh program strategis nasional dan implementasi 17 arah perubahan RPJMD. Pejabat diminta fokus tingkatkan pelayanan publik dan berani terobosan.

“Jangan takut berinovasi selama sesuai aturan,” pesan Bupati.

Jabatan adalah tanggung jawab moral dan sosial. Setiap keputusan harus cerminkan kejujuran dan keberpihakan pada masyarakat Nunukan. Pelantikan ini diharapkan membawa perubahan positif bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah. (bed)

Daftar Pejabat yang Dimutasi

1. Abdul Halid, ST, MAP
Jabatan Baru: Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan (Eselon II.b)

2. Abdul Munir, ST, MAP
​Jabatan Baru: Kepala Dinas Perhubungan (Eselon II.b)

3. Alimuddin, ST, MT
​Jabatan Baru: Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Eselon II.b)

4. Arif Budiman, S.STP, M.Si
Jabatan Baru: Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Eselon II.b)

5. H. Asmar, SE, MAP
​Jabatan Baru: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Eselon II.b)

6. Drs Safarudin
​Jabatan Baru: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Eselon II.b)

7. Fitria Irnawati, S.Sos
Jabatan Baru: Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan (Eselon II.b)

8. Juni Mardiansah, AP
Jabatan Baru: Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Eselon II.b)

9. Kaharudin, S.Sos
Jabatan Baru: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Eselon II.b)

10. Masniadi, S.Hut, M.Si
​Jabatan Baru: Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Eselon II.b)

11. Muhammad Amin, SH
​Jabatan Baru: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Eselon II.b)

12. Muhtar, SH, M.Si
​Jabatan Baru: Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Eselon II.b)

13. Robby Nahak, S.Sos
<span;>​ Jabatan Baru: Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah

14. Sabri, ST, M.Si
​Jabatan Baru: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Eselon II.b)

15. Sirajuddin, S.Sos
​Jabatan Baru: Asisten Administrasi Umum (Eselon II.b)

16. Suhadi, S.Hut, M.Sc
​Jabatan Baru: Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Eselon II.b)

17. H. Surai, S.Sos, M.AP
Jabatan Baru: Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Eselon II.b)

Sumber BKPSDM Nunukan.




Semangat Kebersamaan Warnai Pembukaan MTQ ke-XX di Sebatik Barat, Nunukan

NUNUKAN – Dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP., secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX tingkat Kecamatan Sebatik Barat.

Acara pembukaan yang berlangsung di halaman Sekolah SDN 006 Desa Persimpangan Tembaring pada Jumat (07/11) ini, menjadi momentum penting dalam meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan masyarakat.

MTQ kali ini mengusung tema “Kita Tingkatkan SDM yang Cerdas, Sehat, Berkarakter, untuk Menciptakan Tata Kehidupan yang Harmonis Dengan Menjaga Budaya dan Kearifan Lokal”.

Tema ini diharapkan dapat menjadi semangat bagi seluruh peserta dan masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan keagamaan tahunan ini diikuti oleh kafilah dari seluruh desa di Kecamatan Sebatik Barat. Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya pawai taaruf serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan suasana.

Dalam sambutannya, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa MTQ adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Ia berharap melalui MTQ, Al-Qur’an bisa semakin membumi dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan umat Muslim.

“MTQ jangan hanya dijadikan ajang untuk mencari qori-qoriah dan hafid-hafidzah terbaik, namun lebih dari itu, MTQ harus menjadi sarana bagi umat, terutama bagi generasi muda untuk kembali membaca, menghafal, dan memahami isi kandungan Al-Qur’an, serta yang paling penting mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Iwan.

Iwan juga menambahkan bahwa Al-Qur’an telah mengungkap berbagai ilmu pengetahuan, mulai dari kedokteran, geologi, perdagangan, hingga antariksa. Hal ini membuktikan bahwa semua yang terjadi di alam semesta ini selaras dengan apa yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an.

Di akhir sambutannya, Iwan meminta kepada 46 dewan hakim yang telah dilantik untuk memberikan penilaian yang adil dan jujur kepada seluruh peserta.

Acara pembukaan MTQ ke-XX ini ditandai dengan pemukulan drum oleh Plt Sekda yang didampingi oleh Forkopimcam, Camat Sebatik Barat, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Ketua PLTQ Sebatik Barat, serta para kepala desa se-Kecamatan Sebatik Barat.

Ketua panitia penyelenggara melaporkan bahwa MTQ ke-XX ini akan berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 7 November hingga 9 November 2025. Sebanyak 154 peserta yang terdiri dari 68 laki-laki dan 86 perempuan dari 5 desa akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba.

Tujuan pelaksanaan MTQ ini adalah sebagai wahana pengembangan syariat Islam di tengah masyarakat, serta sebagai sarana silaturahim dan persatuan umat Islam khususnya di wilayah Kecamatan Sebatik Barat.

Semoga pelaksanaan MTQ ke-XX ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat Sebatik Barat. (adv)




Jembatan Darurat Dibangun, Akses Masyarakat dan Pelajar Sekolah Tapal Batas Kembali Pulih

NUNUKAN – Warga Sebatik Tengah kini bisa lega. Jembatan di RT 14, Desa Sungai Limau, yang putus akibat cuaca buruk, langsung ditangani Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Nunukan.

Jembatan darurat segera dibangun agar warga khusus pelajar dan guru di Sekolah Tapal Batas, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Furqon tetap bisa beraktivitas.

Kepala BPBD Nunukan, Arief Budiman, mengatakan timnya sudah turun ke lokasi dan menyiapkan bahan untuk jembatan darurat. “Saya baru pulang dari lokasi,” ujar Arief saat dihubungi, Sabtu  (8/11/2025).

Jembatan darurat ini akan dibangun dekat jembatan yang rusak. Tujuannya agar warga dan kendaraan bisa lewat.

“Sungainya dangkal, jadi anak sekolah dan warga masih bisa lewat,” jelasnya.

Jembatan darurat ini bisa dilalui motor dan mobil. Selain itu, disiapkan juga jalan alternatif untuk mobil. Lokasinya sekitar 10 meter dari jembatan yang putus. Dengan begini, aktivitas warga diharapkan bisa kembali normal.

“Untuk mobil lewat sungai jalan alternatifnya. Sebab, sungai agak dangkal  jadi mobil masih bisa lewat. kecuali kalau  habis hujan deras,” tutupnya.

Sebelumnya, banjir dan longsor di Sebatik putuskan akses ke MI Darul Furqon. Jembatan runtuh, sekolah libur.

Kepala Sekolah, Adnan Lolo, khawatirkan 57 murid (mayoritas anak TKI Malaysia) dan guru jadi korban. “Sekolah libur sampai jembatan beres,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).

23 Kartu Keluarga (KK) sekitar sekolah terisolasi. Warga dan Pamtas Bukit Keramat tunggu alat berat untuk buat jembatan darurat.

Satu rumah warga juga tertimpa longsor. Bantuan dari kecamatan sudah diberikan.
Kepsek harap Pemda segera bangun jembatan permanen. Laporan sudah masuk, warga tunggu aksi cepat. (bed)




Viral di Medsos, Imigrasi Nunukan Bantah Pungli Pemulangan WN Malaysia

NUNUKAN – Viral di Facebook tudingan pungli oleh Imigrasi Nunukan terkait pemulangan 8 WN Malaysia yang masuk ilegal ke Sebatik.

Kepala Seksi (Kasi) Teknologi Informasi Keimigrasian (Tikim) Imigrasi Nunukan, Iwan SE, tegas membantah. “Tidak ada pungli. Jika ada petugas terlibat, akan ditindak tegas,” ujar Iwan dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Imigrasi Nunukan, Jumat (7/11/2025).

Bantahan ini sekaligus mengklarifikasi unggahan di medsos yang menyebut adanya tarif hingga Rp 11 juta per orang.

Iwan menjelaskan, ada biaya resmi Rp 194.000 per orang untuk Surat Perakuan Cemas (SPC), atas permintaan Konsulat Malaysia di Pontianak. SPC atau emergency passport  itu serupa dengan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) di Indonesia. “Kita talangi dulu, ada bukti pembayaran,” imbuhnya.

Bahrun, keluarga WN Malaysia yang diamankan, turut membenarkan bahwa Imigrasi tidak meminta bayaran. “Imigrasi tidak ada meminta bayaran. Itu intinya,” singkatnya.

Sebelumnya, 8 WN Malaysia diamankan karena masuk ilegal ke Sebatik pada 20 Oktober 2025. Enam di antaranya dideportasi pada 3 November 2025 sesuai UU Keimigrasian.

Imigrasi Nunukan mengimbau masyarakat cek dan ricek sebelum menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. (bed)




Wabup Nunukan Hermanus Ajak Media ‘Nyalakan Energi Baru’ untuk Nunukan Maju

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, menghadiri acara Media Gathering yang diadakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, (Diskominfotik) dan Persandian Nunukan, mempertemukan pemerintah daerah dengan para insan media.

Acara ini berlangsung di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Kamis (06/11), dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus.

Mewakili pemerintah daerah, Hermanus menekankan peran strategis media massa sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang aktual, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan Media Gathering ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan berupaya membangun komunikasi dan kemitraan yang lebih baik dengan media,” ujarnya.

Mengangkat tema “Bersama Media, Menyalakan Energi Baru Menuju Nunukan Maju”, acara ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk membangun semangat kolaborasi antara pemerintah dan media. Tujuannya adalah untuk menyalakan energi positif, membangun optimisme, serta memperkuat komunikasi publik yang transparan dan informatif.

Selain sebagai ajang silaturahmi, media gathering ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan media. Ini membuka ruang dialog terbuka, serta menyalakan semangat baru untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan Nunukan yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Hermanus juga menyampaikan harapannya agar media di Kabupaten Nunukan tidak hanya menyajikan berita yang bombastis, kritis, dan tajam, tetapi juga mengangkat berbagai prestasi dan kemajuan yang telah dicapai oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Saya berharap media dapat menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk membangun citra positif Nunukan,” pungkasnya.

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Nunukan. (adv)




Dari Lapangan Mako Satgas ke Puncak Juara, Sujau dan Nuri_ga Bersinar di Lembuswana Cup 2025

NUNUKAN – Turnamen Bola Voli Lembuswana Cup 2025 yang digelar di Mako Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/Satya Lembuswana, resmi ditutup dengan meriah, Rabu (5/11/2025).

Ajang yang berlangsung sejak 26 Oktober ini menjadi saksi bisu persaingan sengit antara puluhan tim dari berbagai penjuru Kabupaten Nunukan, dengan tim Sujau dan Nuri_ga keluar sebagai yang terbaik di kategori putra dan putri.

Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL, Letkol Kav Ikhsan Maulana Pradana, menyampaikan rasa bangga atas antusiasme peserta dan dukungan penuh dari masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi semangat juang seluruh tim yang telah berpartisipasi. Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT TNI ke-80, HUT Kabupaten Nunukan ke-26, serta HUT Satuan Yonkav 13/SL yang ke-11. Semoga ajang ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah yang efektif untuk pembinaan atlet-atlet voli lokal,” ujarnya.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., turut hadir dan memberikan apresiasi atas kesuksesan penyelenggaraan Lembuswana Cup 2025.

“Turnamen ini membuktikan bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk mempersatukan masyarakat dan menjadi sarana penting dalam membina bibit-bibit atlet muda. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahunnya, sehingga prestasi olahraga di Kabupaten Nunukan dapat terus meningkat,” ungkapnya.

Kemeriahan penutupan turnamen semakin terasa dengan penyerahan piala, sertifikat, dan hadiah uang tunai kepada para pemenang.

Selain aksi-aksi memukau di lapangan, suasana semakin semarak dengan hiburan dan bazar UMKM lokal yang memanjakan para pengunjung hingga malam hari. Sorak sorai penonton yang hadir menambah energi positif saat tim-tim juara menerima penghargaan atas kerja keras mereka.

Kapten Kav Yurika Anggoro Putra, S.Tr. (Han), selaku Ketua Panitia Turnamen, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Lembuswana Cup 2025.

“Kami berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin yang semakin besar dan meriah di tahun-tahun mendatang. Mari kita terus junjung tinggi semangat sportivitas dan kebersamaan,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Lembuswana Cup 2025, harapan besar tertanam bahwa dari Kabupaten Nunukan akan lahir atlet-atlet voli berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, bahkan hingga kancah nasional. (nti)

Berikut adalah daftar lengkap pemenang Lembuswana Cup 2025

Kategori Putra:
– Juara 1: Sujau
– Juara 2: BNI Spartan
​- Juara 3: Bank Kaltimtara
​- Juara Harapan: Es Campur

Kategori Putri:
– Juara 1: Nuri_ga
​- Juara 2: Gatra
​- Juara 3: Kaliber
– Juara Harapan: Blue Diamond




Pembentukan 3 Desa Baru Didukung DPRD

NUNUKAN – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan tiga desa baru yakni, Ujang Fatimah, Binusan Dalam, dan Tembaring mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh fraksi DPRD atas dukungan dan masukan konstruktif terhadap Ranperda ini. Pembentukan desa baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan potensi lokal.

“Pandangan umum yang telah disampaikan mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Nunukan dalam mewujudkan regulasi yang selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta berpihak pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Nunukan Irwan Sabri pada Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Pemda Nunukan atas Pandangan Umum 7 Fraksi DPRD Nunukan dari 3 Raperda Inisiatif, Rabu (5/11/2025).

Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh masukan yang telah disampaikan untuk penyempurnaan substansi Raperda ini, agar benar-benar mencerminkan asas keadilan, partisipatif, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD, Nunukan siap melangkah maju dengan tiga desa baru yang akan membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi masyarakat.

“Dengan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Nunukan, diharapkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan,” tutupnya. (adv)




Gerbong Mutasi Pejabat Nunukan Bergerak, Kepala OPD Siap-Siap

NUNUKAN – Mutasi jabatan eselon II di Pemkab Nunukan kembali mencuat. Hasil job fit sudah di tangan Bupati Irwan Sabri, sinyalemen pergeseran posisi Kepala OPD semakin kuat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sura’i, menyatakan 25 dari 29 pejabat eselon II telah mengikuti job fit di Unhas Makassar. Empat Kepala OPD lainnya tidak memenuhi syarat masa jabatan minimal.

Sura’i menambahkan, mutasi bertujuan mengembangkan kompetensi ASN dan mengisi kekosongan jabatan. Saat ini, 4 OPD dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt), yakni, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pemadam Kebakaran, Inspektorat, dan Badan Pengelola Perbatasan Daerah.

“Kapan mutasi dilakukan, itu ranah Bupati,” pungkas Sura’i. Keputusan Bupati dinantikan, diharapkan membawa perubahan positif bagi kinerja Pemkab Nunukan.(bed)