Aman Jelang Nataru, Kapal Parepare-Nunukan dan Peninjauan Bupati Jamin Stok Kebutuhan Pokok

NUNUKAN – Ketersediaan stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Nunukan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dipastikan aman.

Hal ini lantaran didukung beroperasi normal dua kapal swasta rute Parepare-Nunukan yang berlayar setiap 3-4 hari dengan muatan komoditas utama seperti beras, sayuran, telur dan kebutuhan sehari-hari dari Sulawesi Selatan.

Mulyadi, distributor bawang merah, tomat, dan cabai mengakui, kendala hanya muncul jika salah satu kapal rusak. “Kalau beroperasi normal, harga dan stok barang-barang itu tetap aman,” ungkapnya kemarin.

Sementara itu, H. Abbas, distributor beras di Pasar Inhutani, menjelaskan stok beras saat ini mencapai 50 ton cukup hingga awal Januari dengan tambahan dari Surbaya melalui rute lain. “Tergantung kapal masuk saja. Karena stok barang tergantung kapal saja,” ujarnya.

Dari pantauan sudahtau.com di Pasar Inhutani, Pasar Liem Hie Djung, dan Pasar Pagi, hanya wortel sempat mengalami lonjakan harga dari Rp 25 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg akibat pembatasan stok dari Tawau, Malaysia.

Namun, Wina, pedagang Pasar Liem Hie Djung, mengkonfirmasi harga wortel sudah kembali normal ke Rp 25 ribu per kg, sedangkan komoditas lain seperti kentang, bawang putih, bawang merah, dan bawang bombai dari Tawau tetap stabil. Distributor daging sapi dan ayam juga menyatakan stok cukup hingga akhir Desember tanpa kenaikan harga signifikan, dan banyak pedagang telah menambah persediaan lebih awal.

Selain itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri melakukan peninjauan langsung di Pasar Inhutani, Pasar Yamaker, dan Gudang Kemakmuran pada Rabu (10/12/2025). “Kepada masyarakat Nunukan tidak perlu khawatir. Ketersediaan bahan pokok aman dan cukup. Memang ada kenaikan harga sedikit, tetapi masih dalam batas wajar dan stabil,” tegasnya.

Usai mengecek pasar, Bupati juga mengunjungi Pelabuhan Tunon Taka untuk memastikan kelancaran distribusi dari Sulawesi dan Surabaya sebagai upaya pemerintah menjaga kenyamanan masyarakat menjelang hari besar. (bed)